Bupati Kudus Sambut Investor Emas, Optimistis Bangkitkan Ekonomi Lokal

Kudus (INFOMURIA) – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyambut baik kehadiran investor baru di sektor jual beli emas perhiasan, “Tuku Emas”, yang diharapkan mampu mendorong kebangkitan ekonomi di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Gerai “Tuku Emas” yang berpusat di Bandung kini membuka cabang di Alun-alun Kudus, memberikan alternatif bagi masyarakat dalam bertransaksi emas.

Sam’ani Intakoris mengungkapkan bahwa keberadaan toko emas ini dapat menjadi pilihan baru bagi warga, terutama karena Tuku Emas siap menerima penjualan emas perhiasan dalam kondisi apapun tanpa potongan. “Dengan adanya kemudahan ini, masyarakat diharapkan lebih bijak dalam mengelola keuangan dan bisa menabung untuk masa depan, salah satunya melalui tabungan emas,” ujar Bupati saat menghadiri acara grand opening “Tuku Emas Kudus” pada Minggu (19/04/2026). Ia juga menggunakan kesempatan tersebut untuk mengajak masyarakat peduli lingkungan dengan memilah sampah di tengah acara pembukaan yang meriah.

Pemilik gerai Tuku Emas Kudus, Ilham Fajar, menegaskan komitmennya untuk membeli emas perhiasan masyarakat tanpa memandang kondisinya dan harga akan disesuaikan dengan nilai pasar terkini. Sementara itu, Direktur Tuku Emas Indonesia, Deril, menargetkan penambahan 15 outlet di Jawa Tengah. “Mudah-mudahan kami bisa merealisasikan penambahan sebanyak 15 outlet, sehingga bisa menyerap banyak tenaga kerja untuk mendukung program Presiden Prabowo Subianto menciptakan seribuan lapangan pekerjaan dari outlet Tuku Emas Indonesia,” paparnya.

Deril menambahkan bahwa Tuku Emas juga menyediakan fasilitas pengecekan kadar emas gratis menggunakan mesin khusus dengan dukungan staf bersertifikasi. Acara grand opening tersebut semakin semarak dengan kehadiran koki terkenal Bobon Santoso yang memasak 3.500 porsi rendang sapi dan Panji Petualang, ahli reptil sekaligus konten kreator. Ribuan warga tampak antusias mengantre untuk mencicipi hidangan rendang sapi yang disajikan Bobon Santoso.