Pastikan Suplai Listrik Jawa-Bali Aman, Pln Lakukan Pemeliharaan Terencana Gitet 500kv Pemalang Tepat Di Hari Buruh

PURWOKERTO  – Dalam upaya menjaga keandalan sistem kelistrikan interkoneksi Jawa-Bali, PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT) melalui PT PLN (Persero) UPT Purwokerto melaksanakan kegiatan pemeliharaan terencana di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kV Pemalang pada Jumat (1/5), bertepatan dengan peringatan Hari Buruh.

Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi preventif PLN untuk memastikan pasokan listrik tetap aman dan stabil, khususnya pada sistem transmisi tegangan tinggi yang menjadi tulang punggung penyaluran energi listrik di wilayah Jawa-Bali. Pemeliharaan dilakukan secara terencana, terukur, dan dengan pengamanan sistem yang ketat guna meminimalkan potensi gangguan.

Manager UPT Purwokerto, Ary Gemayel, menjelaskan bahwa pekerjaan pemeliharaan difokuskan pada peralatan utama di GITET yang memiliki peran krusial dalam menjaga kontinuitas penyaluran daya listrik.

“Pemeliharaan ini mencakup inspeksi menyeluruh, pengujian, serta penguatan pada peralatan kritikal seperti transformator daya dan sistem proteksi. Seluruh tahapan kami lakukan dengan metode predictive dan preventive maintenance berbasis kondisi, sehingga potensi gangguan dapat dideteksi lebih dini dan ditangani sebelum berdampak pada sistem. Kami juga memastikan seluruh pekerjaan dilakukan sesuai standar K3 dan prosedur operasional yang berlaku,” ujar Ary.

Lebih lanjut, Ary menambahkan bahwa pelaksanaan pekerjaan telah melalui kajian sistem yang matang dan koordinasi intensif dengan unit terkait, sehingga tidak mengganggu pasokan listrik kepada pelanggan.

Sementara itu, General Manager PLN UIT JBT, Handy Wihartady, menegaskan bahwa momentum Hari Buruh menjadi refleksi komitmen PLN dalam mengedepankan profesionalisme dan dedikasi seluruh insan perusahaan dalam menjaga keandalan listrik nasional.

“Di balik peringatan Hari Buruh, terdapat semangat kerja keras dan kolaborasi seluruh tim PLN di lapangan. Kegiatan pemeliharaan ini adalah wujud nyata kepemimpinan operasional yang memastikan setiap aset strategis kami tetap andal. Kami ingin menghadirkan sistem kelistrikan yang tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga adaptif dan berkelanjutan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi serta kebutuhan masyarakat,” ungkap Handy.

Ia juga menambahkan bahwa PLN terus mendorong transformasi di bidang transmisi melalui pemanfaatan teknologi dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan kelistrikan yang unggul.

Dengan terlaksananya pemeliharaan terencana ini, PLN berharap sistem kelistrikan Jawa-Bali tetap berada dalam kondisi optimal, sehingga mampu mendukung aktivitas masyarakat dan sektor industri tanpa gangguan.