Kudus-Infomuria.com-Dalam upaya mewujudkan sasaran pembangunan baik fisik maupun non fisik di Kabupaten Kudus, dibutuhkan sinergi dan kolaborasi antara kepala daerah dan jajaran terkait. Untuk itu, bersama unsur Forkopimda Kudus, Penjabat (Pj) Bupati Kudus Muhamad Hasan Chabibie didampingi Pj. Sekda Kudus berupaya membangun komunikasi dengan melakukan kunjungan ke sembilan kantor camat di wilayah Kabupaten Kudus, meliputi Kecamatan Kota, Kaliwungu, Gebog, Dawe, Bae, Jekulo, Mejobo, Undaan, dan Jati, pada Kamis (18/1).

“Mungkin masih ada di antara teman-teman kecamatan maupun desa/kelurahan yang belum pernah berinteraksi dengan kami. Maka kehadiran kami bertujuan untuk bersilaturahmi sekaligus menjalin komunikasi dengan panjenengan semua,” ungkapnya.

Beberapa pesan penting disampaikan Hasan kepada seluruh camat dan kades/lurah untuk selalu menjaga kondusifitas wilayah. Terutama dalam menyambut hajat besar bangsa Indonesia, yakni penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu) yang akan diselenggarakan bulan depan.

“Pesan Pj. Gubernur Jateng pada kami yang ada di daerah untuk menjaga kondusifitas wilayah di Kabupaten Kudus, terutama jelang pemilu. Untuk itu kami mohon bantuan panjenengan semua untuk mewujudkannya,” pesannya.

Hasan menilai Kabupaten Kudus merupakan salah satu daerah dengan tingkat kondusifitas yang sangat tinggi. Karena itu, pihaknya mengaku sangat beruntung diberikan tugas dan kewenangan dari Kemendagri untuk memimpin Kabupaten Kudus.

“Saya sangat beruntung sekali ditugaskan jadi Penjabat Bupati Kudus karena masyarakatnya guyub rukun, suasananya adem, dan yang paling penting lingkungannya kondusif. Pertahankan itu,” katanya.

Selanjutnya, dalam menghadapi pemilu yang tinggal hitungan beberapa pekan, Hasan menyoroti kesiapan petugas KPPS yang terjun langsung di lapangan. Pihaknya meminta seluruh petugas dapat mempersiapkan fisik dan mental agar dapat melaksanakan tugas dengan baik. Selain itu, dirinya juga mengimbau tenaga kesehatan yang ada di kecamatan untuk turut bersinergi dengan memberikan dukungan kepada petugas KPPS dalam hal menjaga kesehatan anggota seperti penyediaan vitamin dan obat-obatan serta membuka pelayanan kesehatan di puskesmas 24 jam selama 3-4 hari jelang dan sesudah pemilu.

“Saya minta petugas KPPS dapat mempersiapkan penyelenggaraan pemilu dengan baik. Saya juga imbau bagi tenaga kesehatan yang ada di wilayah dapat turut bersinergi, standby untuk menjaga kesehatan petugas KPPS dengan suplai vitamin dan obat-obatan,” pintanya.

Selain itu, mitigasi bencana juga menjadi perhatian orang nomor satu di Kabupaten Kudus. Pihaknya menginstruksikan instansi terkait untuk sedini mungkin melakukan mitigasi bencana. Diharapkan upaya tersebut dapat mengantisipasi dan memperkecil risiko yang dihadapi ketika terjadi bencana.

“Kita tahu bahwa Kabupaten Kudus sering terjadi musibah banjir, bencana longsor, dan lainnya. Untuk itu, mohon kerjasama pihak terkait dalam melakukan mitigasi bencana untuk memperkecil resiko,” ucapnya.

Dalam kunjungannya, pihaknya tak hanya menyampaikan program dan sasaran terkait pembangunan saja, namun Hasan juga meminta masukan dan saran terkait apa yang bisa dilakukan Forkopimda Kudus untuk membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh wilayah.

“Saran dan masukan tentu juga kami harapkan dari panjenengan. Jika ada permasalahan sampaikan saja, kami siap membantu demi terciptanya pelayanan publik yang diharapkan masyarakat,” tukasnya.

Mewakili unsur Forkopimda Kudus, Kapolres Kudus AKBP Dydit Dwi Susanto menambahkan bahwa pihaknya selalu mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Kudus tetap sengkuyung menjaga ketertiban dan keamanan wilayah jelang pesta demokrasi. Fanatisme terhadap dukungan calon politisi juga diharap tidak berlebih, apalagi sampai mengganggu kenyamanan dan keamanan publik.

“Jangan karena fanatik sebagai pendukung hingga mengabaikan kondusifitas wilayah. Mari kita ciptakan bersama keamanan dan kenyamanan wilayah,” imbuhnya.

Di lain sisi, menyinggung permasalahan hukum, Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Kudus Wiyanto berharap dengan terjaganya kondusifitas wilayah di Kabupaten Kudus, pelanggaran hukum yang mengakibatkan kerugian bagi masyarakat dapat diminimalisir.

“Semoga kondusifitas ini selalu terjaga. Saya selalu berdoa agar tidak ada lagi persidangan dan tuntutan hukum yang masuk ke meja saya bagi masyarakat kita,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, masing-masing camat memaparkan kondisi geografis wilayahnya, potensi desa yang dimiliki, program kerja yang dilakukan, hingga kesiapan sarana dan prasarana dalam menyambut datangnya pemilu tahun 2024.

Sumber : Humas Pemkab

Back To Top