Kudus-Infomuria.com-Pembangunan desa tidak boleh terhambat karena kebijakan yang tidak sesuai aturan. Pesan itu disampaikan Bupati Kudus Hartopo saat membuka bimtek peningkatan kapasitas kepala desa se-Kecamatan Bae di Resto MVR Kudus, Rabu (30/8).

“Sebagai pimpinan dan perangkat desa, jenengan semua harus terus belajar biar keputusan yang diambil tak menyalahi aturan,” pesannya.

Hartopo menjelaskan bimtek menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Kudus untuk mencegah pelanggaran. Pasalnya, latar belakang kepala desa tidak hanya berasal dari birokrat, tapi dari wirausahawan, petani, dan lain-lain. Sehingga perlu adanya sosialisasi dan bimbingan tetkait berbagai aturan pemerintah desa.

“Kami tahu bapak dan ibu semuanya dari latar belakang beragam. Untuk itulah bimtek ini perlu diadakan rutin. Biar terus update aturan-aturan yang berlaku,” urainya.

Selama menjabat, Hartopo pun bercerita banyak belajar tentang birokrasi. Latar belakangnya sebagai anggota DPRD ternyata belum cukup untuk memahami birokrasi sebagai Bupati Kudus. Oleh karena itu, pihaknya terus belajar hingga dapat memahami regulasi yang ada.

“Saat menjabat sebagai Bupati Kudus, saya dulu juga belajar banyak tentang birokrasi. Sebab ternyata ada banyak aturan,” paparnya.

Bupati juga menyarankan kepala desa merangkul anak muda yang memiliki gagasan untuk berinovasi. Terutama dalam hal memaksimalkan potensi desa. Kolaborasi pemerintah desa dan anak muda berdampak positif untuk meningkatkan peran serta masyarakat.

“Panjenengan bisa menggandeng anak muda yang punya gagasan membangun desa. Biar potensi desa bisa lebih dimaksimalkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kudus Adi Sadono mengajak kepala desa fokus bekerja dan memaksimalkan potensi SDM yang ada. Kekompakan dan harmonisasi harus terus dijaga untuk memajukan desa.

“Jangan sampai ada gap-gap di dalam pemerintah desa. Semuanya harus bersatu bagaimana memajukan desa masing-masing,” terangnya.

Camat Bae Amin Rahmat berterima kasih atas pesan dari Bupati Kudus. Pihaknya juga menyampaikan batik seragam cendera mata dari Bupati Kudus telah diterima oleh seluruh kepala desa dan perangkat desa.

“Matur nuwun Pak Bupati wejangan dan kenang-kenangannya untuk kepala desa dan perangkat desa,” ungkapnya.¬†

Sumber : Humas Pemkab

Back To Top