Dinilai Tak Becus Bekerja, Akan Ada Demonstrasi Besar Besaran Lengserkan Plt Bupati Pati

PATI, Infomuria.com – Video pernyataan aktivis Pati Ahmad Husain kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial. Dalam video yang diunggah akun Facebook Patinews, Ahmad Husain menyatakan akan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran dengan tuntutan agar Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, lengser dari jabatannya.

Pernyataan tersebut disampaikan saat Ahmad Husain mengikuti aksi dukungan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Alun-alun Simpang Lima Pati, Selasa (23/6/2026).
Dalam video itu, seorang wartawan menanyakan alasan mengapa Plt Bupati Pati harus dilengserkan. Ahmad Husain menjawab tegas bahwa kepemimpinan Risma Ardhi Chandra dinilainya tidak mampu memenuhi harapan masyarakat.

Pernyataan tersebut langsung memantik beragam tanggapan dari warganet. Kolom komentar unggahan Patinews dipenuhi pro dan kontra. Sebagian netizen menyetujui kritik tersebut dengan menilai roda pemerintahan Pati melambat sejak pergantian kepemimpinan.

Namun, tidak sedikit pula yang mempertanyakan konsistensi sikap Ahmad Husain. Pasalnya, Ahmad Husain dikenal sebagai salah satu aktivis yang aktif menggerakkan aksi demonstrasi besar menentang Bupati Pati nonaktif Sudewo pada 13 Agustus 2025.

Kini, setelah Sudewo tidak lagi memimpin secara aktif karena tengah menjalani proses hukum, Ahmad Husain justru membandingkan kinerja Plt Bupati dengan era kepemimpinan Sudewo dan menyebut pemerintahan saat ini tidak secepat sebelumnya.

Perubahan sikap tersebut menjadi sorotan publik. Sejumlah netizen mempertanyakan mengapa sosok yang dahulu berada di barisan terdepan mengkritik Sudewo kini justru menjadikan era kepemimpinan Sudewo sebagai tolok ukur keberhasilan pemerintahan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra terkait pernyataan Ahmad Husain maupun rencana aksi demonstrasi yang disebut akan digelar dalam waktu dekat. Video tersebut masih terus beredar luas dan memicu diskusi publik mengenai dinamika politik serta kepemimpinan di Kabupaten Pati. (*)