Jepara-Infomuria.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Jepara menggelar acara sosialisasi dan pemantapan penerapan Integrasi Layanan Primer di Puskesmas Pembantu (Pustu) atau Poliklinik Kesehatan Desa (PKD) dan Posyandu. Acara ini dilaksanakan di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Kamis (15/02/2024). Tujuan utama acara ini digelar adalah sebagai upaya implementasi layanan kesehatan khususnya berfokus pada masalah primer.

Hadir pada acara ini Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara Mudrikatun, Sub Koor Promkes Muslimin, Kabid Kesmas/Plt Sekdin Nur Cholis, Kepala Diskominfo Kabupaten Jepara Arif Darmawan, Kemenag, Seluruh Camat, Kepala Puskesmas, Kepala Perangkat Daerah, serta Ketua FKDKJ (Forum Kesehatan Desa Kabupaten Jepara).

Acara dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara Mudrikatun. Acara ini digelar juga sebagai tindak lanjut dari Keputusan Menteri Kesehatan RI No. HK.01.07/Menkes/2015/2023 tentang Petunjuk Teknis Integrasi Layanan Primer, maka upaya mengintegrasikan dan merevitalisasi pelayanan kesehatan primer menjadi hal mutlak yang dilakukan.

Upaya tersebut berfokus pada pemenuhan kebutuhan pelayanan kesehatan berdasarkan siklus hidup bagi perseorangan, keluarga, dan masyarakat.
Selanjutnya, upaya ini bertujuan untuk menguatkan pelayanan kesehatan primer dengan mendorong peningkatan upaya promotive dan preventif. Integrasi dilakukan dengan mendekatkan pelayanan kesehatan melalui jejaring ke tingkat desa/kelurahan dengan sasaran seluruh siklus hidup, serta memperkuat pemantauan wilayah setempat (PWS) melalui pemantauan situasi kesehatan per desa/kelurahan.

Oleh sebab itu, peran kader posyandu menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan dasar pada masyarakat desa/kelurahan.

“Tujuannya memberikan pembelajaran pada masyarakat agar tidak bergantung pada negara tetapi bisa merawat sendiri melalui Integrasi Pelayanan Primer,” jelasnya.

Menindaklanjuti hal tersebut, Kepala Dinkes Kabupaten Jepara Mudrikatun memandang perlu untuk melakukan sosialisasi sekaligus pemantapan pelaksanaan Integrasi Layanan Kesehatan Primer bagi Puskesmas dan lintas sektor. Serta didukung dengan data layanan untuk digitalisasi sehingga program Integrasi Layanan Kesehatan Primer dapat berjalan lancar dan mendapat dukungan semua pihak.

“Perangkat daerah terkait akan luar biasa jika bapak dan ibu untuk bisa mendukung, memberdayakan, dan membudayakan. Masing-masing perangkat daerah dapat berperan dengan dinasnya terkait apa yang bisa dibantu supaya bisa bersinergi terhadap program yang kita rencanakan,” jelasnya.

Dengan adanya sosialisasi di tingkat Kabupaten Jepara terkait hal ini, diharapkan ke depannya bisa lebih optimal dan maksimal serta mampu berkomitmen untuk meningkatkan derajat kesehatan yang lebih baik.

Sumber : Humas Pemkab

Back To Top