Jepara-Infomuria.com-Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Kabupaten Jepara kembali meraih penghargaan dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia. Tahun ini penghargaan nasional yang diperoleh Perpustakaan Daerah Kabupaten Jepara yaitu 4 kategori dan 1 kategori perseorangan.

Penghargaan Nasional yang diraih meliputi Inovasi Layanan Digital Terbaik, Inovasi Advokasi dan Kemitraan Terbaik, Pemenang Lomba Menulis Cerita Dampak Layanan Perpustakaan, Pemenang Lomba Foto Instagram, dan salah satu Pustakawan yakni Khoirul Mizan mendapatkan Lifetime Achievement 2023 atas dedikasi dan komitmen yang menginspirasi dalam penguatan literasi Masyarakat melalui Transfomasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Umar Chotob, mengatakan penyerahan penghargaan ini dilaksanakan dalam Acara Peer Learning Meeting Nasional (PLM) Tahun 2023 yang berlangsung di The Alana Hotel Yogyakarta, 19 – 22 September 2023 lalu.

“Acara PLM Nasional merupakan acara puncak pada Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial,” ungkap Umar Chotob, Jumat 29 September 2023.

Program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial merupakan program nasional yang mendorong perubahan layanan perpustakaan lebih kreatif dan inovatif dalam memfasilitasi masyarakat mengembangkan potensinya melalui penyediaan sarana prasarana layanan yang baik dan menjadikan perpustakaan sebagai tempat belajar mengembangkan keterampilan dan meningkatkan jejaring sosial dan kesejahteraan.

“Menjadi penilaian apresiasi ini adalah Layanan Perpustakaan Daerah Kabupaten Jepara dinilai sangat baik dalam menerapkan Layanan Digital Perpustakaan melalui Inovasi Aplikasi Bina Pustaka dan Inlislite dalam manajemen pembinaan dan pengembangan layanan Perpustakaan juga dalam melakukan kerjasama dan kemitraan dalam pengembangan layanan perpustakaan,” kata dia.

Kepala Bidang Perpustakaan Heru Purwanto mengatakan, saat ini layanan perpustakaan daerah Kabupaten Jepara memfasilitasi proses belajar semua lapisan masyarakat melalui penyediaan informasi baik melalui bahan bacaan, komputer, internet serta pelatihan dan pembelajaran gratis.

Perpustakaan Daerah Kabupaten Jepara menyediakan koleksi buku tercetak 50,313 eksemplar dan buku digital 2.285 eksemplar, 21 unit komputer disediakan untuk masyarakat guna mengakses informasi dan memfasilitasi pelatihan dan pembelajaran berbasis TIK, serta memfasilitasi kegiatan, pelatihan dan pembelajaran gratis bagi masyarakat.

Kegiatan pelatihan dan pembelajaran gratis bagi masyarakat dapat diikuti oleh masyarakat meliputi pelatihan bahasa Inggris, pelatihan wirausaha bagi perempuan, pelatihan merajut, pelatihan menulis, kuliah parenting, kelas yoga, pelatihan marketing online, pelatihan pijat refleksi dan kegiatan peningkatan SDM lainnya.

“Pelaksanaan kegiatan tersebut bekerjasama dengan Komunitas dan Relawan Perpustakaan di Kabupaten Jepara,” katanya.

Person In Charge / Penanggung Jawab Kegiatan Inklusi Sosial Khoirul Mizan mengatakan, pengembangan peprustakaan berbasis inklusi sosial di Kabupaten Jepara sudah dilakukan replikasi sampai di tingkat desa. Sudah ada 45 perpustakaan desa percontohan yang berbasis inklusi sosial dan telah memberikan manfaat kepada masyarakat desa melalui fasilitasi kegiatan pelatihan dan pembelajaran gratis bagi masyarakat desa.

“Kami berharap dengan raihan prestasi ini, semakin meningkatkan pengembangan layanan Perpustakaan di Kabupaten Jepara,” katanya.

Rencana tindak lanjut di tahun 2024 ini adalah dengan peningkatan layanan, menambah jumlah kegiatan pelatihan dan pembelajaran gratis di Perpustakaan Daerah serta tetap melakukan replikasi pengembangan perpustakaan berbasis inklusi sosial di Perpustakaan Desa.

Sumber : Humas Pemkab

Back To Top