Jepara-Infomuria.com-Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta menyerahkan secara simbolis bantuan pangan tahap II bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyerahan bantuan beras yang tersebut sesuai dengan data KPM yang tercatat dalam Kementrian Kemensos di Balai Desa Senenan Kecamatan Tahunan, Senin (18/9/2023).

Hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko, Kepala Perusahaan Umum Bulog Cabang Pati Eko Hendrawanto, Inspektur Jepara Ahmad Junaidi, Kepala DKPP Jepara Diyar Susanto, Camat Tahunan Nuril Abdillah.

Dalam keterangannya, Pj. Bupati Jepara Edy Supriyanta menjelaskan, beras bantuan yang diterima menandai penyerahan Program Bantuan Pangan Beras Tahap 2 Tahun 2023 di Kabupaten Jepara. Bantuan ini bersumber dari APBN melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas).

“Bantuan Pangan Beras yang mulai kita serahkan ini, merupakan alokasi untuk 3 bulan, yakni Oktober, November, dan Desember 2023. Jadi penyerahannya lebih awal dari masa alokasi,” kata Edy.

Ia menambahkan, sesuai data KPM yang tercatat dalam data Kemensos di Jepara, terdapat 120.861 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) Bantuan Pangan Beras Tahap 2. Masingmasing mendapat bantuan 10 kg per KPM per bulan dengan kualitas beras CBP (Cadangan Pangan Pemerintah) Premium. Total beras yang disalurkan mencapai 1.208.610 kg atau 1.208 ton per bulan.

“Selain untuk mengurangi beban pengeluaran KPM melalui pemenuhan sebagian kebutuhan pangan beras, penyerahan bantuan ini juga kita harapkan dapat mengatasi gejolak harga,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Perusahaan Umum Bulog Cabang Pati Eko Hendrawanto mengatakan, bantuan pangan yang diserahkan mulai bulan Agustus, September, dan Oktober, dengan disalurkannya bantuan pangan tersebut diharapkan dapat mengurangi beban pengeluaran bagi penerima bantuan pangan sebagai salah satu upaya untuk pengendalian dampak inflasi.

“Semoga bantuan tersebut dapat mengurangi beban pengeluaran bagi penerima bantuan pangan,” kata Eko.

Sementara itu Kasripah (72) warga Desa Senenan mengaku senang mendapat bantuan beras dari pemerintah, menurutnya beras yang diterima sebesar 10kg dapat membantu mengurangi beban pengeluarannya.

“Allhamdulillah terima kasih kepada pemerintah telah memberikan bantuan kepada saya,” tegasnya. 

Sumber :Humas Pemkab

Back To Top