Jepara-Infomuria.com-Pengurus Cabang (Pengcab) Akuatik Indonesia (AI) Kabupaten Jepara memberikan bonus prestasi, kepada atlet-atlet muda dan para pelatih renang. Mereka diguyur hadiah setelah menunjukkan performa berkilau–meraih medali–di sejumlah pertandingan sepanjang tahun 2023.

Bonus prestasi diserahkan jajaran Pengcab AI Kabupaten Jepara, yang terangkai dengan acara rapat kerja tahun 2024. Kegiatan tersebut bertempat di ruang pertemuan salah satu resto di Jalan HOS Cokroaminoto, Kelurahan Demaan, Kecamatan Jepara, Jumat (23/2) sore. Kegiatan ini bertajuk “Satukan Visi dan Perkuat Misi Menuju ‘Emas’ di Porprov 2026”.

Ketua Umum Pengcab AI Jepara Ajar Tri Raharjo mengatakan, pemberian bonus tersebut merupakan wujud apresiasi dan penghargaan atas capaian prestasi. Diraih dari berbagai pertandingan sepanjang tahun lalu, mulai kejuaraan estafet, level pantura, tingkat provinsi, bahkan kancah nasional.

Sebanyak 20 atlet dan 3 pelatih, tercatat mendapatkan apresiasi dengan total hadiah mencapai Rp15,45 juta. Sebagian anggaran bersumber dari dana organisasi ditambah dukungan dari sponsor. Pemberian bonus prestasi ini, disampaikan Ajar telah jadi budaya dalam cabor renang. “Namun, jangan jadikan reward ini satu-satunya motivasi. Atlet harus profesional, berlatih dengan konsisten dan disiplin di segala aspek,” kata dia.

Di turnamen nasional tahun 2023, perenang-perenang muda Kota Ukir sukses memboyong 3 buah medali emas dan 2 perak. Diperoleh kala pertandingan KRASS Yogyakarta, kejuaraan Wali Kota Yogyakarta, juga kejuaraan Wali Kota Magelang. Bonus bagi atlet peraih emas senilai Rp1,75 juta. Sedangkan perak Rp1,25 juta.

Pada pertandingan tingkat provinsi mengumpulkan 2 medali emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Itu dikumpulkan saat Kejuaraan Renang Antarperkumpulan Provinsi (Krapprov) di Batang, serta KRAS Purwokerto. Peraih emas dihadiahi Rp1 juta, perak Rp800 ribu, perunggu Rp600 ribu.

Dari pertandingan level pantura di tahun yang sama, atlet Kabupaten Jepara mengoleksi 3 emas, 4 perak, 2 perunggu. Perolehan ini ditorehkan kala kejuaraan Taruna Brebes, Taruna Batang, Taruna Jepara, serta dari kejuaraan Pantura Tegal. Bonus untuk emas Rp600 ribu, perak Rp400 ribu, lalu perunggu Rp250 ribu.

Sementara dalam kejuaraan estafet pada Krapprov Jepara, hanya mampu menyegel 2 perak. Masing-masing peraih medali diberi bonus Rp200 ribu. Sedangkan, pelatih penerima hadiah yakni dari klub Gelora Tirta Swimming, Tiara Swimming Club, dan Shima Swimming Club.

“Capaian berbagai prestasi tersebut tak lepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Jepara, juga KONI Jepara. Seperti anggaran hingga sarana maupun prasarana penunjang,“ tutur Ajar.

Raker
Setelah pemberian bonus kepada atlet dan pelatih agenda dilanjutkan rapat kerja Pengcab AI Kabupaten Jepara. Kegiatan itu dibuka secara resmi oleh Ketua Umum KONI Jepara Syamsul Anwar.

Dia mengapresiasi upaya pengurus AI Jepara dalam memacu percepatan prestasi renang. Salah satunya dengan program pembinaan dengan mendatangkan pelatih berkelas dari luar. “Ini yang salah satu untuk memacu agar percepatan prestasi renang Jepara tidak kalah,” ujarnya.

Rapat kerja Akuatik Jepara 2024 diawali laporan pertanggungjawaban tahun sebelumnya. Ketua Harian AI Arif Darmawan menyampaikan, anggaran pembinaan yang didapatkan pengcab ini tahun 2023 sejumlah Rp15 juta. Terserap untuk kegiatan klinik pendampingan Rp7 juta, ajang uji coba Krapprov Rp3,85 juta. Sisa Rp4,15 juta digunakan sebagai dana awal pemberian bonus prestasi. “Ada tambahan dana dari sponsor,” terangnya.

Selanjutnya, dilakukan pembahasan mengenai program kerja tahun 2024. Masing-masing pengurus bidang akuatik secara bergantian menyampaikan usulan. Meliputi humas dan organisasi, pembinaan, perwasitan, perlengkapan. Lalu bidang usaha dan dana, serta litbang. 

Sumber : Humas Pemkab

Back To Top