Acara Santunan Anak Yatim Meriahkan Kabupaten Jepara

Jepara-Infomuria.com-Penjabat (Pj) Bupati Jepara H. Edy Supriyanta bersama PT Sukun Wartono Indonesia menggelar acara santunan seribu anak yatim di Gedung Wanita Jepara, Rabu (27/3/2024). Acara ini merupakan program rutin tahunan yang digelar PT Sukun Wartono Indonesia yang diselenggarakan di beberapa kota di Jawa Tengah salah satunya adalah di Kabupaten Jepara.

Acara ini dihadiri langsung oleh Pj Bupati Jepara H. Edy Supriyanta, Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Eriza Rudi Yudianto dan sejumlah pimpinan perangkat daerah juga hadir dalam acara ini.

Selain itu hadir juga perwakilan dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Jepara dan Pengurus Daerah Muhammadiyah Jepara serta perwakilan dari PT Sukun Wartono Indonesia.

Pj Bupati Jepara dalam sambutannya yang diwakili oleh Kepala DPMPTSP Eriza Rudi Yudianto merasa senang dan bersyukur karena Kabupaten Jepara menjadi salah satu wilayah yang terpilih menjadi program santunan anak yatim PT Sukun Wartono Indonesia.

“Atas nama Pemkab Jepara kami mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi khususnya kepada PT Sukun,” ujar Eriza.

Eliza juga menyebut tema dalam acara ini mempunyai makna yang sangat mendalam dan sesuai dengan momentum bulan Ramadan yaitu “Urip Iku Urup” yang artinya sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat. Salah satu perwujudannya adalah program santunan anak yatim yang diberikan PT Sukun Wartono Indonesia.

“Semoga dengan kegiatan ini memberikan berkah yang pertama kepada seluruh keluarga PT Sukun dan berkah juga untuk anak-anak penerima santunan,” terang Eriza.

Dia juga berpesan kepada anak-anak yatim agar selalu mengingat kebaikan-kebaikan ini yang nantinya pada saat sudah menginjak usia dewasa bisa bergantian yang berperan sebagai pemberi santunan.

Total 1.000 anak yatim yang mendapatkan santunan dari PT Sukun Wartono Indonesia terdiri dari Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LazisNU) sebanyak 700 anak yatim dan 300 anak yatim dari Lembaga Zakat Infak dan Sedekah Muhammadiyah (LazisMU). 

Sumber : Humas Pemkab