Infomuria.com – SALATIGA, 15 Desember Menjelang Perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Salatiga berkomitmen untuk memastikan pasokan listrik masyarakat dalam kondisi andal. Hal ini dilakukan guna memberikan kenyamanan beribadah pada saat perayaan Natal dan Tahun Baru.

Periode siaga kelistrikan Nataru akan berlangsung mulai tanggal 19 Desember hingga 4 Januari. Untuk wilayah kerja UPT Salatiga sendiri yang meliputi sebagian Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi DIY, PLN menerjunkan personil siaga sebanyak 300 personel, terdiri dari 162 personil pemeliharaan, 47 operator gardu induk dan 91 line walker.

General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah, Tejo Wihardiyono menyampaikan, Neraca Daya pada Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah selama periode siaga Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 dalam kondisi NORMAL/AMAN dimana kecukupan daya di wilayah Jawa Tengah & DIY 7.397 MW dan Jawa Barat 8.333 MW.

“Pasokan listrik saat ini dalam kondisi normal dan aman. PLN akan melakukan siaga selama 24 jam nonstop melalui piket siaga quick respon, piket siaga PDKB dan Piket Siaga Line Walker,” terang Tejo.
Personil yang disiagakan dalam piket siaga tersebut memiliki tugas dan tanggung jawab untuk memastikan peralatan transmisi di gardu induk dan jaringan berfungsi secara optimal.

Sementara dalam hal diperlukan penanganan gangguan, telah disiagakan personil PDKB yang dapat melaksanakan pemeliharaan transmisi gardu induk dan jaringan tanpa padam sehingga akan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

Sementara itu, Manager UPT Salatiga Nur Fajar Fardiansyah Umar menambahkan PLN telah mengimplementasikan langkah mitigasi terhadap potensi gangguan listrik akibat cuaca ekstrem yang kerap kerap terjadi dibulan Desember hingga Januari mendatang.

“Cuaca ekstrem dibulan Desember dan Januari mendatang berpotensi menyebabkan gangguan listrik. Oleh karenanya kita telah melakukan sejumlah mitigasi diantaranya pemasangan E-WARS pada relay mekanik Trafo, perbaikan sistem proteksi petir pada saluran Transmisi, pencegahan gangguan di Gardu Induk serta kesiapan antisipasi banjir,” terang Fajar.

Fajar pun turut menghimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem akibat musim penghujan khususnya bagi masyarakat yang akan berpergian ke luar kota untuk bisa mengamankan listrik di rumahnya masing masing dengan mematikan sambungan listrik dan juga memastikan semua barang elektronik dalam kondisi aman.

Sumber : Humas PLN UPT Salatiga

Back To Top