Cilacap, INFOMURIA – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT) memperkuat keandalan sistem kelistrikan di wilayah selatan Jawa Tengah melalui pemasangan transformator (Trafo) ketiga di Gardu Induk (GI) 150 kV Lomanis, Kabupaten Cilacap. Penambahan transformator ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas dan fleksibilitas operasi sistem transmisi sehingga pasokan listrik bagi kawasan industri, objek vital nasional, dan masyarakat dapat terjaga lebih andal.
GI 150 kV Lomanis merupakan salah satu simpul penting dalam sistem transmisi Jawa Tengah bagian selatan yang menyalurkan energi listrik ke berbagai pelanggan strategis, termasuk kawasan industri yang menjadi penggerak aktivitas ekonomi daerah. Seiring meningkatnya kebutuhan listrik, penguatan infrastruktur gardu induk menjadi langkah penting untuk memastikan sistem mampu mengakomodasi pertumbuhan beban sekaligus menjaga kontinuitas pasokan.
Pekerjaan pemasangan Trafo 3 dilaksanakan melalui tahapan yang terencana, mulai dari mobilisasi peralatan utama, penempatan transformator, instalasi, hingga pengujian sebelum siap dioperasikan. Seluruh proses dilakukan dengan mengutamakan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3), kepatuhan terhadap standar teknis, serta koordinasi lintas fungsi guna memastikan pekerjaan berjalan aman, tepat mutu, dan tepat waktu.
Dengan beroperasinya transformator tambahan tersebut, kapasitas operasi GI Lomanis menjadi lebih fleksibel. Kondisi ini memungkinkan kegiatan pemeliharaan maupun manuver sistem dilakukan secara lebih optimal tanpa mengurangi keandalan pasokan listrik kepada pelanggan.
Manager PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Purwokerto, Ary Gemayel, mengatakan bahwa keberhasilan pemasangan Trafo 3 merupakan hasil kolaborasi seluruh personel yang menjalankan setiap tahapan pekerjaan secara disiplin dan sesuai standar teknis.
“Penambahan transformator ini memberikan fleksibilitas operasi yang lebih baik sehingga kegiatan pemeliharaan jaringan dapat dilakukan tanpa mengganggu keandalan pasokan listrik. Dengan sistem yang semakin kuat, kami dapat menjaga kontinuitas layanan bagi pelanggan, khususnya sektor industri yang membutuhkan pasokan listrik secara berkesinambungan,” ujar Ary.
Sementara itu, General Manager PLN UIT Jawa Bagian Tengah, Handy Wihartady, menegaskan bahwa penguatan infrastruktur transmisi merupakan bagian dari upaya PLN dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan.
“Pertumbuhan industri memerlukan dukungan infrastruktur kelistrikan yang andal. Penambahan Trafo 3 di GI 150 kV Lomanis merupakan langkah strategis untuk meningkatkan keandalan sistem transmisi sekaligus mengantisipasi peningkatan kebutuhan listrik di masa mendatang. Infrastruktur yang andal akan memberikan kepastian pasokan energi bagi dunia usaha, objek vital, maupun masyarakat,” kata Handy.
PLN terus melakukan penguatan infrastruktur transmisi di berbagai wilayah sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional. Melalui peningkatan kapasitas gardu induk dan pengembangan jaringan transmisi secara berkelanjutan, PLN berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal, aman, dan berkualitas guna mendukung iklim investasi, pertumbuhan industri, serta pelayanan kepada masyarakat.