KUDUS (INFOMURIA) – Aset bangunan Stadion Wergu Wetan, Kudus, Jawa Tengah, kembali dilelang ulang dengan nilai Rp994,34 juta. Nilai tersebut lebih rendah dibandingkan penawaran pada lelang pertama yang sempat mencapai Rp3,02 miliar, sementara nilai taksiran untuk pembongkaran berada di angka Rp969,34 juta.
“Lelang ulang berlangsung pada 24 Juni 2026 dengan menggandeng Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Semarang. Selain penawarannya yang lebih rendah dari lelang pertama, jumlah pesertanya juga berkurang drastis,” kata Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah Kudus Djati Solechah, di Kudus, Jumat.
Ia mengungkapkan peserta lelang pada lelang pertama yang berlangsung pada 3 Juni 2026, tercatat ada 146 peserta, sedangkan lelang ulang pada 24 Juni 2026 hanya diikuti empat peserta lelang.
Untuk pemenang lelang aset bangunan stadion, kata dia, atas nama Tohir dari Sampang, Madura, dengan nilai penawaran Rp994,34 juta atau selisih Rp25 juta dari nilai limit penawaran.
Pemenang lelang, ujar dia lagi, diberi waktu lima hari kerja untuk melunasinya setelah ditetapkan sebagai pemenang lelang atau batas akhir tanggal 30 Juni 2026.
Lelang ulang terjadi karena pemenang lelang pertama atas nama Pitria dari Pekanbaru yang menawar Rp3,02 miliar melakukan wanprestasi, karena hingga batas akhir pelunasan tidak juga melunasi, sehingga terpaksa dilakukan lelang ulang.
Sebelum pelaksanaan lelang, Pemerintah Kabupaten Kudus telah mempersilakan pihak peminat untuk meninjau langsung kondisi bangunan stadion. Terdapat sejumlah material berharga dari bangunan tersebut yang dapat dimanfaatkan kembali oleh pemenang.
Penghapusan aset ini dilakukan sebagai rangkaian tahapan pembangunan stadion berstandar Asian Football Confederation (AFC) dengan kapasitas 8.000 penonton. Proyek tersebut mendapatkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat dengan estimasi biaya mencapai Rp225 miliar.
Tahapan perencanaan telah dilakukan pada Mei 2026, sementara proses lelang pembangunan oleh pemerintah pusat diperkirakan dimulai bulan ini sembari menunggu proses pembongkaran stadion lama selesai. Adapun pembangunan fisik dijadwalkan mulai Juli-Agustus 2026 dengan sistem kontrak tahun jamak (multiyears). (AKLIS/RED)