Lakon Uwit Ajak Masyarakat Jaga Alam dan Kerukunan

Pertunjukan Thongprak dengan lakon Uwit yang dibawakan Komunitas Baress di hadapan ratusan warga Desa Sukosono, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, pada Sabtu (9/5/2026) malam, menjadi sarana edukasi pelestarian lingkungan. Lakon ini menggambarkan pentingnya menjaga kelestarian alam, terutama pohon-pohon besar yang menjadi sumber kehidupan.

Dalam cerita, seorang tokoh bernama Bordi berniat menebang pohon winong yang dianggap keramat dan merupakan sumber air bagi warga desa. Tokoh Kang No, yang diperankan Rhobi Shani, menolak keras tindakan tersebut, mengingatkan Bordi akan fungsi pohon sebagai pengayom masyarakat dan pentingnya menjaga persatuan, seperti simbol pohon beringin pada sila ketiga Pancasila.

Pertunjukan yang diiringi musik thongthek ini juga menampilkan kelucuan dari dua pelawak, Amin Sururi dan Sugiyarto, yang membuat penonton tertawa terbahak-bahak. Pementasan tersebut berlangsung selama dua jam dan diakhiri dengan penampilan tokoh masyarakat setempat, Muhammad Sholeh.

Muhammad Sholeh berpesan agar warisan leluhur berupa sumber mata air dijaga dengan melestarikan alam dan tidak menebang pohon sembarangan, terutama di sekitar sumber air. Ia juga mengajak masyarakat untuk menanam pohon sebanyak-banyaknya.

Pagelaran kesenian Thongprak ini merupakan puncak acara Gelar Budaya Belik Winong di Sukosono. Acara serupa tahun sebelumnya menampilkan Maestro Kentrung Jepara Mbah Parmo. Ketua RT 12 Sukosono, Sunarto, berharap acara budaya seperti ini dapat terus terlaksana setiap tahun melalui swadaya dan donasi warga. (Eko/Red)